Pengaruh Fashion Consciousness, Materialism, dan Lifestyle terhadap Intention to Purchase Counterfeit Product dengan Consumer Attitude toward Countereit Product sebagai Variabel Intervening

(Studi pada Pengunjung Toko Sinar Permata Xuping Gombong)

  • Rizka Aulya Ariati Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Putra Bangsa
  • Marynta Putri Pratama Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Putra Bangsa
Keywords: Fashion Conciousness, Materialism, Lifestyle, Consumer Attitude Toward Counterfeit Product, Intention to Purchase

Abstract

Salah satu fenomena yang saat ini sedang menarik adalah fenomena peredaran counterfeit product sebagai sebuah alternatif baru dalam pilihan konsumsi konsumen Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Fashion Consciousness, Materialism, dan Lifestyle Terhadap Intention to Purchase Counterfeit Product dengan Consumer Attitude Toward Counterfeit Product sebagai variabel intervening pada pengunjung Toko Sinar Permata Xuping Gombong. Penelitian ini menggunakan 100 orang sampel yang diperoleh memalui teknik non probability sampling (accidental sampling). Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Sikap responden diukur dengan skala likert 4 tingkatan. Data yang diperoleh diolah dengan teknik analisis deskriptif dan analisis kuantitatif dengan bantuan program SPSS (Statistical Product and Service Solution)  for windows versi 23.0.

Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Fashion Consciousness, Materialism, dan Lifestyle berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap Consumer Attitude Toward Counterfeit Product. Fashion Consciousness, Lifestyle, dan Consumer Attitude Toward Counterfeit Product  berpengaruh positif dan signifikan seacara langsung terhadap Intention to Purchase Counterfeit Product. Kecuali Materialism yang tidak berpengaruh secara langung. Selanjutnya, Consumer Attitude Toward Counterfeit Product mampu memediasi hubungan antara Fashion Consciousness, Materialism, dan Lifestyle terhadap Intention to Purchase Counterfeit Product.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2006). Prosedur Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar, S. (2000). Reliabilitas dan Validitas Data. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Basri, C. (2006). Negara Dirugikan Triliunan Rupiah Akibat Pemalsuan.
http://detiknews.com/finance/negaradirugikantriliunanrupiah.html. Diakses tanggal 20 Oktober 2019.

Bian, X., & Moutinho, L. (2009). An investigation of determinants of counterfeit purchase consideration. Journal of business research, 62(3), 368-378.

Ciangga, V. (2013). Hubungan dan Pengaruh Price-Quality Inference, Social Effect, Brand Loyalty , dan Ethical Issues terhadap Niat Beli Konsumen pada Produk Tiruan Merek Mewah. Diambil dari http://e-journal.uajy.ac.id/3908/. Skripsi. Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Engel, J. F., Blackwell, R. D., & Miniard, P. W. (1994). Perilaku Konsumen. Edisi Keenam Jilid 1. Jakarta: Binarupa Aksara.

Ghozali, I. (2009). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang : UNDIP.

Gulo, W. (2002). Metode Penelitian. Jakarta: PT. Grasindo.

Hadi, S. (2004). Metodologi Research 2. Yogyakarta : Andi Offset.

Hawkins, M., Motherbaugh, D. L., & Roger, J. Best. (2007). Consumer Behavior: Building Marketing Strategy (10th ed.). Boston: McGraw-Hill.

Kharis, Ismu Fadli.2011.Studi Mengenai Impulse Buying dalam Penjualan Online. Diambil dari http://digilib.unila.ac.id/. Skripsi. Universitas Diponegoro. Semarang.

Kotler, P., & Armstrong, G. (2008). Prinsip-Prinsip Pemasaran. Edisi 12 Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Kuncoro, M. (2009). Metode Riset Untuk Bisnis & Ekonomi. Jakarta: Erlangga.

Mardalis. (2008). Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: Bumi Aksara.

Martin. (2012). Emas Mahal: Aksesori Imitasi Kian Laris. https://ekonomi.bisnis.com/read/20121220/12/110854/javascript. Diakses tanggal 18 Oktober 2019.

Meleong, L. J. (2010). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mowen, J. C., & Minor, M. (2001). Perilaku Konsumen. Jakarta: Erlangga.

Nazir, M. (2013). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Phau, I., Teah, M., & Lee, A. (2009). Targeting buyers of counterfeits of luxury brands: A study on attitudes of Singaporean consumers. Journal of Targeting, Measurement and Analysis for Marketing, 17(1), 3-15.

Putuhena, M. S. (2014). Faktor-faktot yang Mempengaruhi Intention to Buy Counterfeit Product. Diambil dari http://e-journal.uajy.ac.id/. Tesis. Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Rismiati. E., & Suratno B. (2001). Pemasaran Barang dan Jasa. Cetakan Pertama. Yogyakarta: Kanisius.

Sarwono, J. (2005). Teori dan Praktik Riset Pemasaran dengan SPSS. Yogyakarta: Andi Yogyakarta.

Schiffman, & Kanuk. (2008). Perilaku Konsumen. Edisi 7. Jakarta: Indeks.

Setiadi, J. N. (2003). Perilaku Konsumen: “Konsep dan Implikasi untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran”. Jakarta: Kencana.

Shofifah, M. (2017). Ikut Trend, Permintaan Perhiasan Imitasi Tinggi. http://blokbojonegoro.com/2017/09/01/ikut-trend-permintaan-perhiasan-imitasi-tinggi/. Diakses tanggal 18 Oktober 2019.

Simamora, B. (2004). Riset Pemasaran: “Falsafah, Teori, dan Aplikasi”. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Solomon, M. R. (1999). Consumer Behavior (4th ed). New Jersey: Prentice-Hall.

Sugiyono. (2006). Statistik untuk Penelitian. Edisi Revisi Cetakan Kedelapan. Bandung: Alpabeta.

Supranto, J. (2002). Metode Peramalan Kuantitatif untuk Perencanaan Ekonomi dan Bisnis. Jakarta: Rineka Cipta.

Suryani, T. (2013). Perilaku Konsumen di Era Internet. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Suwarman, U. (2002). Perilaku Konsumen: “Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran”. Jakarta: Galia Indonesia.

Suwarman, U. (2017). Apa itu Perhiasan Xuping? https://sahabatpegadaian.com/emas/apa-itu-perhiasan-xuping. Diakses tanggal 18 Oktober 2019.
Published
2020-06-30
How to Cite
Ariati, R., & Pratama, M. (2020). Pengaruh Fashion Consciousness, Materialism, dan Lifestyle terhadap Intention to Purchase Counterfeit Product dengan Consumer Attitude toward Countereit Product sebagai Variabel Intervening. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi (JIMMBA), 2(3), 358-375. https://doi.org/10.32639/jimmba.v2i3.485
Section
Articles