Pengaruh Motivasi Berafiliasi dan Workplace Friendship terhadap Kinerja dengan Komitmen Organisasional sebagai Variabel Intervening

(Studi pada Perawat Kontrak RSPM Kebumen)

  • Desyi Lestari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Putra Bangsa
  • Siti Nur Azizah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Putra Bangsa
Keywords: Motivasi Berafiliasi, Workplace Friendship, Komitmen Organisasional, Kinerja

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari Motivasi Berafiliasi dan Workplace Friendship terhadap Kinerja melalui Komitmen Organisasional pada perawat kontrak Rumah Sakit Permata Medika Kebumen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat kontrak Rumah Sakit Permata Medika berjumlah 50 orang. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah kuesioner. Metode penelitian bersifat analisis kuantitatif, data yang diperoleh berdasarkan jawaban dari responden pada kuesioner, dianalisis dengan teknik statistik analisis regresi linear berganda, model regresi diuji dengan asumsi klasik agar memenuhi syarat dan layak dipakai untuk memprediksi pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil perhitungan regresi diuji dengan uji t dan koefisien determinasi, sementara hasil perhitungan mediasi diuji dengan analisis jalur dan sobel test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel Motivasi Berafiliasi dan Workplace Friendship berpengaruh terhadap Kinerja melalui Komitmen Organisasional pada perawat kontrak Rumah Sakit Permata Medika Kebumen. Dalam penelitian ini diketahui bahwa Motivasi Berafiliasi merupakan variabel independen yang pengaruhnya paling besar terhadap Kinerja perawat dibandingkan variabel independen yang lain.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Allen & Meyer. (1997). Commitment In The Workplace (Theory, Research and Application). London: Sage Publication.

Arifin, N. (2010). Analisis Budaya Organisasional Terhadap Komitmen Kerja Karyawan Dalam Peningkatan Kinerja Organisasional Karyawan. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 7(2).

Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Asgharian, R., Anvari, R., Ahmad, U. N. U. B., & Tehrani, A. M. (2015). The mediating effect of job satisfaction on the relationship between workplace friendships and turnover intention in Iran hotel industry. Mediterranean Journal of Social Sciences, 6(6 S2), 304.

Asriani, A., & Mattalatta, M. (2017). Pengaruh Penerapan Model Praktek Keperawatan Profesional (Mpkp) Terhadap Standar Asuhan Keperawatan Dan Kepuasan Kerja Perawat Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Jurnal Mirai Management, 2(1), 1-14.

Astuti, S. D. (2011). Pengaruh Karakteristik Pekerjaan dan Motivasi terhadap Komitmen Organisasional serta Dampaknya terhadap Kinerja Pegawai. BENEFIT Jurnal Manajemen dan Bisnis, 15(1), 17-28.

Badi’ah, A. (2009). Hubungan motivasi perawat dengan kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Daerah Panembahan Senopati Bantul tahun 2008. Jurnal manajemen pelayanan kesehatan, 12(02).

Baron, R. M., & Kenny, D. A. (1986). The moderator–mediator variable distinction in social psychological research: Conceptual, strategic, and statistical considerations. Journal of personality and social psychology, 51(6), 1173.

Berman, E. M., West, J. P., & Richter, Jr, M. N. (2002). Workplace relations: Friendship patterns and consequences (according to managers). Public Administration Review, 62(2), 217-230.

Chia-Wei, Chao. (2018). Is It a Friend or an Enemy? A Study on the Relationship between Job Friendships and Job Performance of Hospitality Employees-Organizational Commitment as Mediating Variable. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, Volume 213.

Ciptono, A., & Yamit, Z. (2005). Pengaruh Motif Berprestasi, Motif Berafiliasi dan Motif Kekuasaan terhadap Kinerja Pekerja pada Kantor BRI Unit Cabang Sleman. Sinergi: Kajian Bisnis dan Manajemen, 59-72.

Dany, A. I. (2015). Pengaruh Kebutuhan Prestasi, Kekuasaan, Dan Afiliasi Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Karyawan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 Cabang Batu). Jurnal Administrasi Bisnis, 24(2).

Dotan, H. (2007). Friendship Ties at Work: Origins, Evolution and Consequences for Managerial Effectiveness. Unpublished Doctoral Dissertation. University of California, Los Angeles. Los Angeles, CA.

Echdar, S. (2017). Metode Penelitian Manajemen dan Bisnis. Bogor: Ghalia Indonesia.

Fine, G. (1986). Friendship in the workplace. In V.J. Derlega, and B.A. Winstead (Eds.). Friendship and Social Interaction (pp. 185-206). New York, NY: Springer-Verlag.

Ghozali, I. (2001). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Edisi Kedua. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghozali, I. (2005). Aplikasi Analisis Multivariate dengan SPSS. Semarang: Badan Penerbit UNDIP.

Hadi, S. (1991). Analisa Butir untuk Instrument. Edisi pertama. Andi Offset: Yogyakarta.

Hajar, I. (1999). Dasar-Dasar Penelitian Kuantitatif dalam Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Handoko, T. H. (1992). Manajemen personalia dan SDM. Jakarta: BPFE.

Kanfer, R., Chen, G., & Pritchard, R. D. (2008). Work motivation: Past, present and future. Routledge.

Loisa, R. (2018). Analisis Dampak Kualitas Persahabatan Pada Peningkatan Kinerja Dan Kebahagian Di Tempat Kerja Generasi Milenial. Metacommunication: Journal of Communication Studies, 3(2).

Mangkunegara, A. A. A. P. (2007). Manajemen Sumber Daya Manusia. Cetakan Ke Tujuh. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mangkunegara, A. A. A. P. (2009). Manajemen Sumber Daya Manuisa Perusahaan, Cetakan Kesembilan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.

Miladiyah, N., Mustikasari, M., & Gayatri, D. (2015). Hubungan Motivasi dan Komitmen Organisasi dengan Kinerja Perawat dalam Pelaksanaan Dokumentasi Asuhan Keperawatan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 18(1), 9-16.

Muliyadi, M., Hamid, A. Y. S., & Mustikasari, M. (2010). Kinerja perawat berdasarkan komitmen pada organisasi dan lingkungan kerja perawat. Jurnal Keperawatan Indonesia, 13(1), 14-19.

Nielsen, I. K., Jex, S. M., & Adams, G. A. (2000). Development and validation of scores on a two-dimensional workplace friendship scale. Educational and Psychological Measurement, 60(4), 628-643.

Priansa, D. J. (2018). Perencanaan & Pengembangan SDM. Bandung: ALFABETA.

Riduwan & Kuncoro. (2011). Cara Menggunakan dan Memakai Path Analysis (Analisis Jalur). Bandung: Alfabeta.

Riduwan. (2010). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2008). Perilaku Organisasi. Jilid II. Salemba Empat.

Satwari, T., Al Musadieq, M., & Afrianty, T. W. (2016). Pengaruh komitmen organisasional terhadap turnover intention (Survei pada karyawan Hotel Swiss-Belinn Malang). Jurnal Administrasi Bisnis, 40(2), 177-186.

Setiawan, A., & Lataruva, E. (2011). Analisis Pengaruh Affective Commitment, Continuance Commitment, dan Normative Commitment terhadap Kinerja (Studi Kasus pada Perawat Rumah Sakit Umum William Booth Semarang. Doctoral dissertation. Universitas Diponegoro.

Simamora, H. (2001). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: STIE YKPN.

Sopiah. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia Strategik. Yogyakarta: Penerbit ANDI.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suparyadi. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta : CV. ANDI OFFSET.

Ticoalu, L. K. (2013). Organizational citizenship behavior (OCB) dan komitmen organisasi pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 1(4), 782-790.

Widodo, S. E. (2018). Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Published
2020-06-30
How to Cite
Lestari, D., & Azizah, S. (2020). Pengaruh Motivasi Berafiliasi dan Workplace Friendship terhadap Kinerja dengan Komitmen Organisasional sebagai Variabel Intervening. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi (JIMMBA), 2(3), 331-345. https://doi.org/10.32639/jimmba.v2i3.482
Section
Articles