The Valuasi Saham yang Masih Layak untuk Dikoleksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Saat Pandemik Covid -19

  • Lutfi Alhazami MNC Business College
Keywords: Valuasi Saham, Price Earnings Ratio

Abstract

Penilaian harga saham sangat dibutuhkan pada saat pandemik Covid-19 untuk mengurangi resiko kerugian. Penelitian ini bertujuan untuk memilih saham yang layak untuk dibeli dan dijual pada saat pandemik Covid-19. Hampir semua perusahaan mengalami penurunan harga saham pada saat pandemik Covid-19, oleh sebab itu dalam mengurangi resiko kerugian bagi investor, perlu dilakukan valuasi. Penelitian ini menghasilkan harga wajar suatu saham dan menentukan saham yang layak untuk dijadikan pilihan dalam berinvestasi pada saat pandemik Covid-19.  Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan perusahaan yang termasuk dalam LQ 45 sampai Januari 2020. Sampel diperoleh sebanyak 15 perusahaan dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengukuran valuasi harga saham dilakukan menggunakan pendekatan Price Earning Ratio (PER). Hasil penelitian menunjukan bahwa  3 dari 15 dalam kondisi undervalued murah dan layak dibeli, kemudian 7 perusahaan merupakan saham dengan kondisi overvalued dan 5 perusahaan sisanya dalam kondisi correctly valued.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alexander, G. J., & Sharpe, W. F. (1995). Fundamental of Investment. New Jersey: Prentice Hall Inc.

Ambarwati, S. D. A. (2008). Pengaruh Return Saham, Volume Perdagangan Saham Dan Varian Return Saham Terhadap Bid Ask Spread Saham Pada Perusahaan Manufaktur Yang Tergabung Dalam Indeks Lq 45 Periode Tahun 2003-2005. Jurnal Siasat Bisnis, 12(1), 27-38.

Asnawi, S. K., & Wijaya, C. (2006). Metodelogi Penelitian Keuangan: Prosedur Ide dan Kontrol. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Bodie, Z., Kane, A., & Marcus, A. J. (2006). Investment. Jakarta: Salemba Empat.

Damodaran, A. (2002). Investment Valuation Tools and Techniques for Determining the value of Any Asset. New Jersey: John Wiley & Sons, Inc.

Darmadji, T., & Fakhruddin, H. M. (2006). Pasar modal di Indonesia pendekatan dan tanya jawab (edisi 2). Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Gill, O.J. & Chatton, M. (2003). Memahami Laporan Keuangan. Jakarta: PPM.

Halim, A. (2005). Analisis Investasi (Edisi 2). Jakarta: Salemba.

Husnan, S. (2003). Manajemen Keuangan Teori dan Penerapan (Keputusan Jangka Pendek) (Edisi 4).Yogyakarta: BPFE.

Hartono, J. (2010). Teori Portofolio dan Analisis Investasi (Edisi 7). Yogyakarta: BPFE.

Manurung, A. H. (2004). Penilaian Perusahaan: Pendekatan Sederhana sampai Ekonometrika. Tangerang: Pt Adler Manurung Press.

Nazwirman, N. (2008). Rating Stock Price with the Price Earning Ratio (PER): a Case Study on the Shares of Food and Beverage Industry in the Indo. Makara Hubs-Asia, 12(2), 98-106.

Permata, I. S., Kertahadi, K., & Topowijoyo, T. (2013). Penilaian Saham Dengan Menggunakan Metode Price Earning Ratio (PER) Dan Price Book Value (PBV)(Studi Pada Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia Periode 2003-2012). Jurnal Administrasi Bisnis, 2(1), 65-73.

Singgih, M. (2012). Penilaian Kewajaran Harga Saham Sebagai Pertimbangan Investasi di Bursa Efek Indonesia. BISMA: Jurnal Bisnis dan Manajemen, 6(1), 69-78.

Suryanto, S. (2016). Stock Valuation by Using Price Earning Ratio (PER) In Stock Index LQ45. Jurnal AdBispreneur, 1(2), 137-144.

Tambunan, A. P. (2007). Menilai Harga Wajar Saham. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Tandelilin, W. (2010). Portofolio dan Investasi Teori dan Aplikasi. Yogyakarta: Kanisius.
Published
2020-07-31
How to Cite
Alhazami, L. (2020). The Valuasi Saham yang Masih Layak untuk Dikoleksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Saat Pandemik Covid -19. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 9(2), 139-149. https://doi.org/10.32639/jiak.v9i2.526
Section
Articles