FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DALAM MEMBAYAR PAJAK SESUAI PP No.46 TAHUN 2013 PADA UMKM DI KABUPATEN BANTUL

Main Article Content

Ready Wicaksono

Abstract

Pada pertengahan Juli tahun 2013 pemerintah merilis peraturan pemerintah yang mengatur perlakuan khusus pajak penghasilan untuk usaha kecil, mikro dan menengah. Peraturan pemerintah tersebut adalah peraturan pemerintah Nomor 46 tahun 2013. Peraturan ini diadakan untuk mempermudah mereka sehingga para wajib pajak dalam membayar pajak. peraturan ini mempermudah mereka sehingga para wajib pajak tidak perlu menghitung laba mereka, pajak yang harus dibayar langsung dikalikan 1% dari omset saja. Usaha Kecil dan Menengah mempunyai peranan yang cukup besar dalam perekonomian Indonesia, namun dalam pengembangan usahanya masih menemui hambatan seperti ketidakpastian pasar, keberlangsungan usahanya dan pembukuan yang tidak jelas. Kesadaran wajib pajak, Pengetahuan dan pemahaman wajib pajak terhadap PP No.46 tahun 2013 diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak sedangkan sanksi denda dimaksudkan agar masyarakat patuh dan mau melunasi kewajiban pajaknya, serta kualitas pelayanan fiskus juga dapat mendorong kepatuhan dalam membayar pajaknya. Tujuan dari penelitian ini adalh untuk mengetahui gambaran pelaku UMKM tentang kesadaran wajib pajak, pengetahuan dan pemahaman terhadap PP No.46 tahun 2013, sanksi denda, serta kualitas pelayanan fiskus. Obyek penelitian meliputi Pelaku UMKM di Kabupaten Bantul. Pemilihan sampel responden menggunakan metode purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaku UMKM di kabupaten Bantul memiliki kesadaran, pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang PP No 46, sanksi denda dalam perpajakan serta kualitas pelayanan fiskus yang dirasa cukup baik.
Key words : UMKM, PP No.46 Tahun 2013 Kepatuhan Pajak.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Wicaksono, R. (2016). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DALAM MEMBAYAR PAJAK SESUAI PP No.46 TAHUN 2013 PADA UMKM DI KABUPATEN BANTUL. Fokus Bisnis : Media Pengkajian Manajemen Dan Akuntansi, 15(2), 1-21. https://doi.org/10.32639/fokusbisnis.v15i2.66
Section
Articles

References

Aziza, K.S. (2013, juni 28). Penerapan Pajak UMKM, Pemerintah Klaim Ingin Bantu Usaha Kecil. Kompas.com

Budiatmanto. A. (1999). Studi Evaluasi Kepatuhan Wajib Pajak Sebelum dan Sesudah Reformasi Perpajakan Tahun 1983, Tesis Program Pasca Sarjana Magister Akuntansi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Brainyyah dan Rusydi. (2013). The Effect Of Tax Fairness, Tax Knowledge, and Tax Complexity On Tax Compliance: The Case Of SME Entrepreneurs’ Taxpayers In Malang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya

Direktorat Jenderal Pajak, 2009. Buku Ketentuan Umum Perpajakan. http://www.pajak.go.id/content/buku-ketentuan-umum-perpajakan-2013. 10 september 2014

Devos.K (2014), Factors Influencing Individual Taxpayer Compliance Behavior, DOI 10.1007/978-94-007-7476-6_2, Springer Science+Business Media Dordrecht

Direktorat Jenderal Pajak 2013. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2009. Tentang Ketentuan Umum Perpajakan http://www.pajak.go.id/content/buku-ketentuan-umum-perpajakan-2013. 10 September 2014

Fidel (2010). Cara Mudah & Praktis Memahami Masalah-Masalah Perpajakakan (Edisi 1). Jakarta, Indonesia: Murai Kencana.

Ghozali, I. (2001). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS, Badan Penerbitan Universitas Diponegoro, Semarang

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008. Tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah.

Hartono, J. (2014). Metodelogi Penelitian Bisnis: Salah Kaprah dan Pengalaman – pengalaman (Edisi 6). Yogyakarta, Indonesia: BPFE UGM.

Jatmiko, A.N. (2006). Pengaruh sikap wajib pajak pada pelaksanaan sanksi denda, pelayanan fiskus dan kesadaran perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak, Tesis Program Pasca Sarjana Magister Akuntansi Universitas Diponegoro Semarang.
Kahono.S. (2003), Pengaruh Sikap Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan: Studi Empiris di Wilayah KP PBB Semarang, Tesis Program Pasca Sarjana Magister Sains Akuntansi Universitas Diponegoro.

Kiryanto. (2000), Analisis Pengaruh Penerapan Struktur Pengendalian Intern Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak badan Dalam Memenuhi Kewajiban Pajak Penghasilannya, EKOBIS, Vol. 1 No. 1, p. 41-52.

Lerche. D (1980), Efficiency of Taxation in Indonesia, BIES, Vol. 16 No. 1, p. 34 – 51.

Mardiasmo. (2009). Perpajakan (Edisi Revisi 2009). Yogyakarta, Indonesia: Andi Offset.

Novak, N.D. (1989), Tax Administrasion in Theory and Practice, Preager Publisher, London

Nurmantu, S. (2003). Pengantar Perpajakan. (Edisi 2). Jakarta, Indonesia: Granit.

Nasucha, Chaizi. (2004). Reformasi Administrasi Publik: Teori dan Praktik, Jakarta, Indonesia: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2013, Tentang Penghasilan Dari Usaha Yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu

Panggabean. (2002). Self Assessment, Fiskus dan Kepatuhan Wajib Pajak, Berita Pajak, No. 1462/Tahun XXXIV, p. 21 – 26.

Pratiwi dan Setiawan. (2014). Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Kualitas Pelayanan, Kondisi Keuangan Perusahaan, Dan Persepsi Tentang Sanksi Perpajakan Pada Kepatuhan Wajib Pajak Reklame Di Dinas Pendapatan Kota Denpasar. E-Jurnal Akuntasi Universitas Udayana 6.1 (2014):139-135. ISSN: 2302-8556

Rantung dan adi. (2009). Dampak Program Sunset Policy Terhadap Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemauan Membayar. Makalah Simposium Nasional Perpajakan II. Madura.

Roseline dan Rusydi. (2013). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Mengukuhkan Diri Sebagai Pengusaha Kena Pajak. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya.

Rajif. M. (2012). Pengaruh Pemahaman, Kualitas Pelayanan, Dan Ketegasan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Pajak Pengusaha UKM Di Daerah Cirebon. Publication. Gunadarma. ac. id

Republik Indonesia 2003. Salinan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 40/KMK.06/2003. Tentang Pendanaan Kredit Usaha Mikro Dan Kecil

Saefudin, D. (2003). Hukuman dan Penghargaan Untuk Wajib Pajak, Berita Pajak, No. 1492/Tahun XXXV, p. 24 – 28.

Sulistyawati dan Poerwati. (2012). Faktor-Faktor Kemauan Membayar Pajak Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Melakukan Pekerjaan Bebas Di KPP Semarang Barat. Student Journal Of Accounting And Banking. Unisbank

Utami, Andi, Soerono (2012). Pengaruh Faktor-faktor Eksternal Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Di Lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Serang. Simposium Nasional Akuntansi 15, Universitas Sultan Agung Tirtayasa.

Soemarso.S.R. (1998). Dampak Reformasi Perpajakan 1984 Terhadap Efisiensi Sistem Perpajakan Indonesia, “Ekonomi dan Keuangan Perpajakan di Indonesia, Vol. XLVI No.3, p. 333 – 368.

Suyatmin. (2004). Pengaruh Sikap Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dalam Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan: Studi Empiris di Wilayah KP PBB Surakarta, Tesis Program Pasca Sarjana Magister Sains Akuntansi Universitas Diponegoro.

Susilo dan sirajudin, (2014). Pemahaman Wajib Pajak Terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 Tentang Pajak UKM (Studi Kasus Pada Wajib Pajak Yang Terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Palembang Ilir Barat). Eprints. Mdp. ac. id

Sekaran, Uma (1992), Research Methods For Business: Skill-Buildings Approach, 2nd Edition, Jhon Wiley & Sons, Inc

Tambunan, R. (2013, Juli 4). Ketentuan Terbaru Pajak Penghasilan Atas UMKM: Sederhana Tapi Tidak Adil. Retrieved from http: / / www.ortax.org/?mod=issue&page=show&id=51&q=&hlm=1. 10 Agustus 2014.

Tjiptono. F. (2007). Manajemen Jasa, Penerbit Andi, Yogyakarta.


Widayati dan Nurlis. (2010). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemauan Untuk Membayar Pajak Wajib Pajak Orang Pribadi Yang Melakukan Pekerjaan Bebas. Simposium Nasional Akuntansi 13, Universitas Jenderal Sudirman, Purwokerto.